Siapa yang tidak kenal dengan Richard Branson??, ia adalah seorang pengusaha sukses yang mendirikan group Virgin lebih dari 400 perusahaan. Banyak orang yang penasaran dengan alur hidupnya yang penuh lika-liku sebelum menjadi pengusaha sukses sekarang ini Richard penah jatuh bangun mengikuti alur pendidikan formal, alasannya adalah kekurangannya. Ia adalah seorang penderita disleksi, bahkan hampir saja buta karena itu. Dia akhirnya memutuskan untuk keluar dari sekolah, ketika itu umurnya baru 17 tahun. Ketika itu, ia memutuskan untuk menjalankan bisnisnya sendiri, daripada menyusahkan diri sendiri dan orang tuanya. Bisnisnya paling terkenal dimulai dari bidang industri musik dan berekspansi ke pesawat terbang Virgin maskapai. Kesuksesannya diperoleh dari rasa PERCARA DIRI yang dia miliki tanpa memperdulikan kekurangan atau kelemahannya dalam dunia pendidikan.
Sebuah hasil penelitian yang dilakukan Sekolah Bisnis Universitas California Berkeley menemukan bahwa ternyata kunci keberhasilan dalam pekerjaan adalah terletak pada kepercayaan diri dan bukan bakat. Rasa percaya diri dapat menjadi modal utama untuk mencapai sebuah kesuksesan. Ketika kita percaya pada kemampuan diri kita dan menyadari kemampuan yang dimiliki, maka kita akan menjadi berani mempergunakan dan menunjukkannya di tempat kerja. Orang yang percaya diri dapat berkembang lebih baik daripada orang yang tidak percaya diri. Orang yang tidak percaya diri cenderung berpikiran negatif tentang kemampuannya, sehingga membuatnya tidak bisa mengembangkan potensi-potensi yang ada.
Kenapa percaya diri menjadi kunci utama dalam kesuksesan?? karena percaya diri dapat menumbuhkan motivasi dan percaya diri membuat orang berfikir positif. Jika kita percaya diri, kita memiliki motivasi yang kuat, sehingga kita akan memperjuangkan tujuan atau target kita dengan sungguh-sungguh karena yakin dapat mencapainya. Walaupun gagal meraih tujuan atau target, orang yang percaya diri tidak mudah menyerah karena mereka dapat berpikir positif terhadap segala sesuatu yang mereka hadapi.

RICHARD BRANSON lahir di Blackheath, London 18 Juli 1950. Ayahnya adalah seorang pengacara. Karena penyakit yang dideritanya disleksia ia tidak unggul dalam studi. Setelah putus sekolah dia kembali ke London, ia memulai bisnis surat kabar sekolah sendiri. Surat kabar tersebut kemudian diberi mereka nama the Student, yang berisi cerita tentang tokoh politikus, rock- star, dan selebritis terkenal. Tahun 1960 ia mendirikan perusahaan rekaman mail-order bernama Virgin untuk melengkapi majalah siswa, dengan keuntungan sederhana dari bisnis majalah dan surat pesanannya, ia bisa mendapatkan toko kaset di Oxford Street, London, Virgin Records mengalami pertumbuhan yang baik. Ketika bisnis rekaman berkembang, Branson menciptakan label rekamannya sendiri dengan Nik Powell – Virgin Music pada tahun 1972. Tahun 1984 membuka usaha barunya Virgin Airways.

Virgin Airways tersebut merupakan peluang bisnis yang tidak sengaja dia dapatkan. Saat itu, dalam rencana kepulangan Richard Branson dan isterinya yang sedang berlibur di Beef Island, salah satu pulau di gugusan kepulauan Virgin, dimana saat mereka dan penumpang lain sudah siap-siap berangkat ke Puerto Rico, tiba-tiba saja terdengar suara merdu dari pengeras suara bandara yang mengumumkan bahwa dengan alasan tertentu penerbangan ke Puerto Rico di batalkan. Branson langsung berfikir keras, ia mengekuarkan respon dengan berkeliling bandara sambil membawa sebuah papan yang bertuliskan “Virgin Airways : $39 one trip to Puerto Rico” dan hanya dalam hitungan menit saja, semua kursi untuk pesawat sewaan yang di sewanya ludes terjual, dari situlah muncul ide membuat maskapai penerbangan ‘Virgin Atlantic’ lahir.
Kesimpulannya yaitu bahwa setiap manusia yang lahir memiliki potensi untuk sukses. Dari potensi tersebut kita harus memiliki rasa percaya diri yang besar tanpa terpengaruh dengan kekurangan yang kita miliki, sebab dengan percaya diri kita dapat menghasilkan pikiran positif dimana pikiran tersebut akan memberikan kita semangat atau motivasi untuk mencapai tujuan dan dengan pikiran positif dapat mempermudah kita melihat peluang walaupun kita sedang mendapatkan kendala. Pikiran positif dapat memberikan respon yang baik, respon tersebut juga dipengaruhi oleh kebiasaan berfikir dan berperilakunya, jadi wajar saja jika respon yang dikeluarkan Richard B menjadikannya peluang bisnis karena dia adalah seorang pengusaha.